Buli dan Persekusi di Dunia Anak anak.
Ini masih menjadi masalah serius bagi kita. Suatu masalah yang tak sepantasnya terus berlarut larut. Solusinya harus lah solusi yang konkret, bukan solusi yang tak tersudu di itik, tak termakan di Ayam.
Faktanya, Buli itu disebabkan oleh Feodalisme tak terukur, dimana yang kuat dikatakan boleh menindas yang lemah. Rimba. Primitif. Bukan hanya pola asuh.
Kita jangan selalu menyalahkan orangtua, tapi mengatakan orangtua yang kurang perhatian pada apa yang ditonton anak di Media Sosial, kita patut mengatakan : iya, Orangtuanya kurang memperhatikan apa yang ditonton anaknya.
Masalahnya, Buli ini akan sangat menghambat Hal lain, termasuk Ekonomi. Pengacau. Bayangkan : Orangtua yang bekerja sebagai Peternak, harus ke Sekolah karena anaknya membuat masalah. Akhirnya lupa ngarit. Mau beli gak punya uang. Udah punya uang, gak ada yang mau disuruh. Akhirnya Ternak itu hari itu tidak makan. Kalo berlarut larut, Ternak bisa malnutrisi.
Solusinya, Buli itu harus kita selesaikan secepatnya. Solusinya : Dengan Kontrol Yang Ketat Kepada Anak atas tontonannya. Tontonan nya saya ulangi. Zaman ini.
(Anak menurut Definisi Kemenkes dan Kemensos).
Komentar
Posting Komentar